Sabtu, 27 Mei 2017

forex  Forex

Kecemasan ECB Masih Hantui Euro

Selasa, 22 April 2014 15:56 WIB
Dibaca 818

Monexnews - Euro terhampar dekat level rendah 2 pekan terhadap dollar pada hari Selasa dan melemah terhadap yen, seiring ekspektasi bahwa ECB akan mencoba untuk menghentikan penguatan euro lebih lanjut membuat investor menjauhi mata uang tunggal tersebut. Presiden European Central Bank Mario Draghi dijadwalkan untuk memberikan pidato penting di Amsterdam pada hari Kamis. Ia belakangan ini telah menegaskan bahwa penguatan euro mungkin akan memicu pelonggaran moneter dari bank sentral. Euro diperdagangkan flat di dekat $1.3800 setelah sempat turun ke level rendah 2 pekan di sekitar $1.3785, dalam volume rendah seiring trader kembali dari hari libur Paskah.

Investor juga akan menanti data PMI zona euro pada hari Rabu sementara data sentimen bisnis bulanan Jerman dari IFO akan dirilis nanti. Pada pekan lalu, polling bulanan ZEW Jerman menunjukkan sentimen analis dan investor turun untuk keempat bulan berturut-turut di bulan April akibat krisis di ukraina, dan serangkaian data buruk lainnya dapat menambah tekanan pada ECB untuk melonggarkan kebijakan.

"Euro/dollar kemungkinan memiliki bais pelemahan pekan ini menjelang data IFO Jerman dan pidato dari Draghi," ucap Yujiro Goto, analis mata uang pada Nomura. "Pelemahan akan terbatas, seiring investor menantikan data inflasi pekan depan." Tingkat inflasi zona euro yang sangat lemah, sebagian karena penguatan nilai tukar mata uang, telah menambah tekanan pada ECB untuk kembali melonggarkan kebijakan moneter guna menstimulasi pertumbuhan. Dalam beberapa pekan terakhir Draghi telah membuat mata uang kembali menjadi fokus dan memperingatkan bahwa penguatan lebih lanjut dapat membuat bank sentral zona euro menggunakan alat kebijakan yang tidak konvensional seperti pembelian aset.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar