Monexnews - Euro melemah secara luas pada hari Jumat pasca otoritas wilayah Valencia, Spanyol, mengatakan akan mencari bantuan pemerintah pusat untuk membayar €18 milyar hutangnya dan membantu keuangan daerah. Berita tersebut kian menambah kekhawatiran bahwa ekonomi terbesar ke-4 zona Euro mungkin akan memerlukan bailout internasional besar-besaran.
Katalis negatif bagi Euro juga datang dari pemerintah Spanyol, yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2012 dan 2013. Revisi proyeksi tersebut mengindikasikan jika Spanyol akan terjerumus ke dalam resesi pada tahun depan. Dan sebagai akibatnya, yield obligasi Spanyol bertenor 10-tahun melonjak ke rekor 7,309% dan 6,928% untuk tenor 5-tahun.
"Kenaikan imbal hasil obligasi Spanyol telah menempatkan Euro di bawah tekanan," kata Martin Briggs, konsultan & penasehat pada AFEX Markets Plc di London. "Kami telah memperkirakan jika Euro akan terus merosot secara perlahan mengingat tak seorang pun tampak memiliki kemauan atau kemampuan untuk membuat keputusan-keputusan sulit yang sangat diperlukan."
Sebelumnya, tekanan jual Euro mulai meningkat ketika surat kabar Jerman mengutip pernyataan seorang anggota partai yang tergabung dalam pemerintahan koalisi. Pejabat tersebut menegaskan jika setiap anggota blok Euro harus mematuhi reformasi yang telah disepakati atau keluar dari zona Euro. (vid)

Komentar