Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

forex Forex

Ketegangan Di Criema Terus Memperkuat Yen

Jumat, 14 Maret 2014 17:24 WIB
Dibaca 667

Monexnews -

Yen terus menguat, mata uang tersebut kembali memperpanjang kenaikan terbesar dalam sepekan terhadap dollar dalam tujuh pekan terakhir, seiring investor lebih cenderung memborong aset safe haven ditengah ketegangan sebelum referendum yang mungkin akan membuat wilayah Crimea berpisah dari Ukraina.

Mata uang Jepang menguat terhadap semua kecuali satu dari 16 mata uang utama seiring AS dan Jerman mengancam akan berikan sanksi terhadap Rusia jika mereka tidak mundur dari upaya mengambil wilayah di provinsi yang sebagian besar masyarakatnya menggunakan bahasa Rusia. Sementara itu mata uang Korea Selatan, won, melemah ditengah perlambatan pertumbuhan China, yang menjadi mitra dagang luar negeri terbesar mereka. Dollar Australia menuju penurunan mingguannya seiring Goldman Sachs Group Inc, memangkas perkiraan untuk pergerakan mata uang tersebut, dengan mengutip lemahnya outlook dalam negeri Australia.

“Yen menguat terhadap sebagian besar mata uang utama ditengah upaya para investor yang mengindar dari aset beresiko.” kata Daniel Been, seorang analis mata uang senior di Australia & New Zealand Banking Group Ltd. di Sydney. Kita akan memantau dengan seksama pada referendum yang akan berlangsung selama akhir pekan,” katanya, mengacu pada Crimea.

Yen menguat sebesar 0.3% menjadi 101.56 per dollar pada pukul 17.19 wib, yen telah menguat sebesar 1.6% pada pekan ini, itu merupakan kenaikan terbesar sejak periode yang berakhir 24 Januari. Mata uang Jepang menguat sebesar 0.2% menjadi 140.98 per euro. Euro menguat sebesar 0.1% menjadi $1.3886, setelah naik ke $1.3967 kemarin, yang merupakan level tertinggi sejak Oktoberi 2011.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry telah tiba di London untuk menekan mitranya dari Rusia untuk mengentikan upaya pengambilalihan semenanjung Crimea di wilayah Ukraina.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar