Senin, 27 Maret 2017

forex  Forex

Kinerja Aussie Mengendur di Akhir Pekan

Jumat, 6 September 2013 12:16 WIB
Dibaca 567

Monexnews - Performa mata uang Australia atau Aussie nampak kian menyusut di perdagangan akhir pekan (Jumat, 6/9) seiring bertambah kokohnya nilai tukar dollar AS lantaran terus berhembusnya isu rencana ‘tapering’ dalam waktu dekat.

Kurs Aussie kian melorot menyusul koreksi tajam yang terjadi sesi kemarin setelah pemerintah merilis data neraca perdagangan (trade balance) yang di luar perkiraan mengalami defisit di bulan Juli lalu. Negeri kanguru tersebut di luar perkiraan mencatat defisit perdagangan sebesar 765 juta dolar Australia (US$701 juta) pada bulan Juli.

Angka itu merosot tajam bila dibandingkan dengan bulan Juni yang mengalami revisi penurunan menjadi surplus A$ 243 juta, menurut Biro Statistik Australia. Padahal para ekonom memperkirakan sebelumnya, neraca masih akan surplus sebesar A$ 100 juta. Sementara tingkat ekspor Australia tidak mengalami perubahan sepanjang bulan Juli dari sebelumnya di Juni, namun angka impor naik sebesar 4% pada periode yang sama.

Sebelumnya, pada hari Rabu (4/9) pemerintah Australia memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi (GDP) hanya mengalami perubahan tipis pada periode kuartal April-Juni dibanding dengan periode sebelumnya. Angka GDP kuartal II tercatat meningkat 0.6% dan masih sama dengan periode Januari-Maret. Sedangkan angka GDP kuartal II berbasis year-on-year tercatat naik tipis ke level 2.6% dari periode sebelumnya di angka 2.5%.  

Pada sesi siang, pasangan AUDUSD ini tercatat berkisar di area $0.9132 dan hanya mampu naik ke level $0.9142. Sedangkan sesi Kamis kemarin, Aussie sempat melonjak hingga $0.9186 setelah akhirnya terjun hingga ke titik rendahnya pada $0.9114.

(Daru Wibisono)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar