Minggu, 28 Mei 2017

forex  Forex

Kisruh di Irak Lambungkan Aset Safe Haven

Senin, 16 Juni 2014 16:47 WIB
Dibaca 737

Monexnews - Yen dan franc Swiss menguat pada hari Senin, dengan yen Jepang diperdagangkan dekat level tinggi 4 bulan terhadap euro seiring investor memborong aset safe haven di tengah meningkatnya konflik di Irak. Sementara itu, Sterling mencapai level tinggi 5 tahun terhadap dollar, sempat naik ke atas level resisten option pada $1.70, dengan optimism investor bahwa Bank of England akan mengetatkan kebijakan moneter sebelum akhir tahun ini. Dollar melemah sebesar 0.2% terhadap yen ke level 101.80, bergerak menuju bagian bahwa range ketat 102.80 – 101.60 bulan ini. Euro juga melemah sekitar 0.2% pada 137.73, berada dekat dari level rendah 4 bulan pada 137.70 yang disentuh pekan lalu. Yen juga terdorong naik oleh pelemhaan bursa saham. Yen memiliki korelasi negatif dengan aset beresiko seperti saham, terutama indeks Nikkei Tokyo.

"Tertekannya sentimen resiko dan kecemasan mengenai dampak meningkatnya ketegangan di Irak pada harga minyak dan aset lainnya, membuat yen diminati investor," ucap Petr Krpata, analis pada ING. "Dengan sentimen nampaknya tidak akan berubah hari ini, kami memperkirakan resiko penurunan pada pasangan dollar/yen namun memperkirakan support pada 101.60 akan bertahan."

Dollar dan euro juga melemah terhadap franc Swiss, mata uang safe haven lainnya, diperdagangkan di sekitar 0.8995 untuk dollar dan 1.2180 untuk euro. Aset safe haven lainnya seperti emas juga mencetak kenaikan pada hari Senin sementara harga minyak kembali melejit seiring pemberontak Sunni memperketat kekuasaan mereka di utara setelah serangan kilat yang beresiko menghancurkan Irak.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar