Minggu, 23 Juli 2017

forex  Forex

Komentar Dovish Draghi Masih Hantui Euro

Jumat, 9 Mei 2014 16:35 WIB
Dibaca 669

Monexnews - Euro masih nampak kesulitan untuk naik pada hari Jumat setelah komentar dovish dari Presiden European Central Bank Mario Draghi kemarin menyeret euro untuk turun dari level tinggi 2-1/2 tahun. Euro diperdagangkan di sekitar $1.3810, setelah terkoreksi turun dari level tinggi $1.3995 yang dicapai hari Kamis lalu, level tertinggi sejak Oktober 2011. Draghi mengatakan penguatan euro adalah “masalah serius” dan ECB mungkin akan mengambil tindakan untuk mengatasi turunnya tingkat inflasi pada perekonomian di bulan Juni nanti, mensinyalkan peluang pelonggaran.

Sebelum komentara dari Draghi, euro sempat melejit setelah ECB tidak merubah kebijakan moneter sesuai perkiraan. Sementara pelonggaran oleh ECB masih belum jelas, trader mengatakan ECB, yang telah fokus pada penguatan euro dalam beberapa pekan belakangan ini, merasa cemas saat euro menguat menuju level $1.40. Polling Reuters pada hari Rabu lalu menunjukkan sebagian besar ekonom memperkrakan ECB akan mengambil tindakan jika euro menyentuh $1.42.

"Fokus kedepannya adalah apa yang akan dilakukan oleh ECB di bulan Juni, dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga dan suku bunga negatif," ucap Shinichiro Kadota, kepala staregis mata uang asing Jepang pada Barclays di Tokyo. "Namun tingkat suku bunga sudah rendah pada 0.25% meski jika ECB memangkas tingkat suku bunga, hal tersebut akan memiliki dampak yang terbatas, dan ini akan menjadi tidak efektif untuk membendung penguatan euro," ucap Kadota, menambahkan bahwa ekspektasi mungkin akan beralih menuju langkah yang lain seperti provisi likuiditas dan quantitative easing.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar