Sabtu, 16 Desember 2017

forex  Forex

Komentar Draghi Redam Penguatan Euro

Senin, 14 April 2014 16:48 WIB
Dibaca 494

Monexnews -

Euro melemah terhadap dollar dan yen setelah Presiden bank sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa apresiasi lebih lanjut dalam mata uang akan memicu lebih banyak stimulus moneter.

Mata uang blok 18-negara turun dari level terkuatnya dalam hampir empat pekan terhadap greenback seiring pernyataan dari Darghi yang juga di suarakan oleh pejabat ECB lainnya dalam pertemuan akhir pekan ini dengan IMF dan World Bank. Dollar, yen dan Swiss franc menguat terhadap mata uang berimbal hasil tinggi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Ukraina.

“Komentar Draghi mungkin meredam apresiasi euro untuk saat ini namun tidak mungkin untuk melemahkannya kecuali dia mengambil tindakan,” kata Athanasios Vamvakidis, kepala analis mata uang di Bank of America Merrill Lynch di London. “Situasi di Ukraina mungkin telah menjadi memburuk di luar apa yang pasar perkirakan dan itu telah mendorong mata uang safe haven seperti yen, franc dan dollar bergerak lebih tinggi. Saya tidak berpikir bahwa pasar akan bertahan di titik ini di tengah keberlanjutan ketegangan di Ukraina.”

Euro turuk sekitar 0.5% menjadi $1.3825 pada pukul 16.46 wib setelah naik sebesar 1.3% pada pekan lalu, yang merupakan kenaikan terbesar sejak periode yang berakhir 20 September. Euro terapresiasi menjadi $1.3906 pada tanggal 11 April, yang merupakan level terkuat sejak 19 Maret. Mata uang tinggal 18-negara melemah sebesar 0.4% menjadi 140.59 yen. Dollar hanya sedikit berubah di 101.70 yen.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar