Minggu, 26 Maret 2017

forex  Forex

Kontraksi GDP Inggris Membebani Sterling

Kamis, 28 Maret 2013 2:36 WIB
Dibaca 567

Monexnews - Sterling tergelincir versus Greenback pasca sebuah data mengkonfirmasi terjadinya kontraksi ekonomi pada kuartal terakhir tahun lalu, dengan sektor eksternal terus menghambat perekonomian. Ekonomi Inggris menyusut sebesar 0,3% pada kuartal ke-4 tahun 2012, sementara angka pertumbuhan tahunan direvisi turun. Data terpisah juga menunjukkan defisit transaksi berjalan Inggris berkurang lebih sedikit dari perkiraan, yang menambah tekanan jual pada Sterling.

Sementara ekonomi Inggris terancam mengalami resesi triple-dip dalam waktu kurang dari 5 tahun, ekonomi AS justru terus menambah bukti-bukti adanya pemulihan berkelanjutan. Kondisi itu membuka peluang bagi Federal Reserve untuk menjadi bank sentral besar pertama yang menghentikan program pembelian aset di tahun ini. Sebaliknya Bank of England terlihat bersiap untuk meningkatkan program stimulus guna menopang perekonomian yang goyah.

"Dollar AS diuntungkan oleh membaiknya data-data AS, yang mungkin akan mendorong Fed untuk mempertimbangkan penghentian pelonggaran kuantitatif. Sementara bank sentral utama lainnya masih berpotensi untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut tahun ini," kata Melinda Burgess, analis mata uang RBS. Burgess memperkirakan Sterling akan menyentuh area $1.46 pada pertengahan tahun 2013. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar