Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news Inflasi Inggris tumbuh pada laju tahunan 1.6% di Desember vs 1.2% di November, estimasi 1.4%

forex Forex

Kritis! Garuda Terbang Menembus 11000

Rabu, 21 Agustus 2013 13:27 WIB
Dibaca 1343

Monexnews - Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) kembali melemah di perdagangan hari Rabu (21/8) bahkan mata uang berlambang burung Garuda ini sempat tembus ke atas level 11000 untuk kali pertama sejak April 2009 lalu.  

Salah satu penyebab terpuruknya rupiah adalah dari faktor ekternal dimana isu pengurangan stimulus Federal Reserve AS telah memicu menurunnya spending khususnya belanja modal sektor industri. Di dalam negeri, kekhawatiran ‘tapering’ telah memicu penarikan dana asing sehingga menimbulkan outflow dalam jumlah besar dan menghambat diversifikasi PMA serta arus modal masuk ke Indonesia.

Menanggapi pelemahan rupiah, Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati menjelaskan ada beberapa indikator sentimen yang menyebabkan rupiah terus terdepresiasi, salah satunya berasal dari pelemahan ekspor, terutama dari sisi volume. Menurutnya kinerja ekspor RI telah menggerus neraca pembayaran Indonesia. Neraca pembayaran tersebut merupakan indikator fundamental yang mendorong terjadinya pelemahan rupiah belakangan ini. Ia mengungkapkan, selain kondisi neraca pembayaran, indikator fundamental juga dapat berasal dari kondisi fiskal, kondisi moneter, dan kondisi sektor keuangan. 

Ia menambahkan kondisi ekspor RI memang tergantung dari pasar global juga, salah satunya China. Dan kondisi pelemahan ekonomi China akan menyebabkan export driven tidak bisa lagi menjadi andalan. Tapi kalau mau mengubah menjadi demand driven, tidak berarti bisa otomatis, sebab ada implikasi ke neraca perdagangan yang juga berdampak ke nilai tukar.

Hingga sesi siang pukul 13.30 WIB, sang Garuda - rupiah tergerus hingga -2.06% ke kisaran 10944 setelah menembus level 11000 dan mendarat di angka 11050, platform Bloomberg. Sedangkan sesi Selasa kemarin, rupiah berakhir di tutup pada level 10723.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar