Rabu, 18 Oktober 2017

forex  Forex

Laporan Manufaktur Inggris Kembali Tekan Pelemahan Sterling

Senin, 3 Februari 2014 17:58 WIB
Dibaca 586

Monexnews -

Pound tergelincir untuk hari kelima terhadap dollar setelah sebuah laporan menunjukkan manufaktur Inggris berekspansi di bawah estimasi ekonom di bulan Januari .

Sterling melemah untuk pertama kalinya dalam tiga hari terhadap euro seiring data dari Hometack Ltd. menunjukkan indeks harga rumah Inggris naik sebesar 0.3% di bulan Januari setelah naik sebesar 0.5% pada bulan sebelumnya. Obligasi pemerintah Inggris turun seiring investor bertaruh bahwa para pembuat kebijakan Bank of England akan umumkan perubahan forward guidance (pedoman) mereka pada suku bunga  dalam laporan inflasi kuartalan pada tanggal 12 Februari.

“Apapun perubahan yang di buat, tujuan dari itu akan memungkinkan pandangan dovish tetap di pertahankan oleh Bank of England,” kata Jane Foley, seorang analis senior mata uang di Rabobank International di London. “ Data yang telah kita dapatkan sejak awal tahun cukup bagus namun banyak juga orang yang kecewa bahwa itu belum baik dalam pandangan mereka. Itu mengambil beberapa dari  pandangan yang keluar dari perkiraan untuk kinerja ekonomi Inggris dan sterling.

Pound tergelincir sekitar 0.5% menjadi $ 1.6330 pada pukul 17.53 wib setelah turun ke level $1.6309, level terendah sejak 17 Januari. Penurunan untuk lima hari berturut-turut adalah pelemahan terpanjang sejak periode yang berakhir 17 Desember. Sterling melemah sebesar 0.5% menjadi 0.8265 per euro setelah menguat sebesar 1.2% terhadap mata uang tunggak di bulan Januari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar