Senin, 23 Januari 2017

forex  Forex

Major Currencies Tertopang Optimisme Fed Bullard

Selasa, 9 April 2013 22:38 WIB
Dibaca 632

Monexnews -

Sentimen market hari ini diwarnai risk appetite dimana indeks Dollar AS melemah, sementara berbagai bursa saham melejit naik searah komoditas seiring dengan optimisme kelanjutan stimulus dari BoJ, The Fed dan China.

Minimnya kalender ekonomi yang dirilis di AS menyebabkan fokus para investor bergeser pada komentar petinggi The Fed. Ketua The Fed, Ben Bernanke menyatakan sebelumnya bahwa strategi exit bank sentral dari penggelontoran stimulus adalah memainkan tingkat suku bunga, bukan pada penjualan aset.

Diantara empat petinggi The Fed yang dijadwalkan akan memberikan komentar hari ini, hanya Fed Bullard yang termasuk voter FOMC, sebagai anggota The Fed yang lebih hawkish beliau lebih optimistis dibanding petinggi The Fed lainnya dan tidak terlalu cemas dengan laporan non farm payrolls AS yang terakhir. Beliau menyatakan bahwa angka payrolls bulan Maret dapat direvisi lebih tinggi, selain itu Bullard masih yakin bahwa tingkat pengangguran akan terus menurun ke 7%.

Pejabat The Fed lainnya, antara lain Lacker, Lockhart dan Kocherlakota juga akan memberikan pidato hari ini, meski ketiganya tidak termasuk voter FOMC pada tahun ini, namun cukup menarik untuk melihat pandangan mereka terhadap data tenaga kerja AS yang lemah.

Jika indeks optimisme bisnis NFIB dapat dijadikan acuan, maka penurunan kondisi lapangan kerja AS sebenarnya masih konsisten dengan koreksi yang terjadi pada indeks keyakinan bisnis tersebut sehingga mengindikasikan pelemahan momentum kinerja ekonomi AS. Hal ini pula lah yang menekan Dollar AS terhadap berbagai major currencies.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar