Kamis, 19 Oktober 2017

forex  Forex

Masalah Likuiditas China Bebani Aussie

Sabtu, 22 Juni 2013 0:55 WIB
Dibaca 521

Monexnews - Dollar Australia mencatat penurunan mingguan terbesar sejak September 2011 terhadap Greenback pasca Federal Reserve mengisyaratkan akan mulai mengurangi stimulus pada tahun ini. Volatilitas mata uang yang sering disebut Aussie ini juga melonjak ke level tertinggi dalam 1½-tahun seiring melonjaknya suku bunga di pasar keuangan China. People’s Bank of China pada hari Kamis telah menyuntikkan 50 milyar Yuan ($8,2 milyar) ke dalam sistem keuangan setelah kekeringan uang tunai mendorong tingkat suku bunga pasar uang ke rekor tertinggi.

"Volatilitas pasti akan berlanjut," kata Kieran Davies, kepala ekonom Barclays Plc di Sydney. "Kita tengah berada pada titik dimana baik faktor intern dan faktor ekstern sama-sama menekan Dollar Australia lebih rendah." (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar