Minggu, 21 Januari 2018

forex  Forex

Masyarakat Harus Mewaspadai Penawaran Bitcoin

Jumat, 15 Desember 2017 17:12 WIB
Dibaca 1113

Monexnews -Satgas Waspada Investasi  mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penawaran Bitcoin atau virtual currency yang saat ini sedang marak. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing mengatakan virtual currency bukan merupakan instrumen investasi keuangan yang memiliki regulasi.

"Perdagangan virtual currency lebih bersifat spekulatif karena memiliki risiko yang sangat tinggi. Beberapa entitas yang menawarkan virtual currency bukan bertindak sebagai marketplace tetapi memberikan janji imbal hasil tinggi apabila membeli virtual currency," kata Tongam yang juga Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam press release yang disebarkan Kamis (14/12/2017) kemarin.

Menurutnya, Bank Indonesia juga telah menyatakan bahwa virtual currency tidak dapat digunakan sebagai alat tukar.

Dalam hal volatilitas, gejolak harga Bitcoin sangat besar. Dalam hitungan jam, Cryptocurrency yang diciptakan oleh Satoshi Nakamoto, dapat naik hingga US$ 2000, dan terkoreksi turun kembali ke level semula. Gejolak harga seperti ini jauh lebih berisiko dibandingkan trading pada pasar mata uang futures dan pasar komoditas lainnya yang sudah lebih dikenal seperti emas dan minyak mentah.

Dilansir oleh CNNMoney, CEO Coinbase, Brian Armstrong mengungkapkan agar para investor Bitcoin dapat lebih waspada, akibat nilai yang terlalu volatile dan pergerakan yang tidak dapat diprediksi. Pada hari Jum’at 8 Desember 2017, Bitcoin bahkan mencatat di atas US$17.000 dan langsung melemah kembali di bawah US$15.000 per keping pada data CoinDesk.

 

(Irdy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar