Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

forex Forex

Mata Uang Rubel Russia Anjlok Lagi Seiring Kejatuhan Minyak

Senin, 5 Januari 2015 15:31 WIB
Dibaca 977

Monexnews - Mata uang negara Emerging berada dalam tekanan khususnya mata uang Rubel Russia yang dibuka melemah tajam terhadap hari Senin di hari Senin, anjlok lebih dari 4 persen akibat kejatuhan harga minyak mentah dunia yang telah merosot 50 persen dari level puncak tertinggi nya pada bulan Juni tahun lalu.

Kejatuhan harga minyak ke level terendah 5 1/2 tahun dipicu oleh kecemasan lemahnya permintaan global, sementara pasokan masih berlimpah. Pelemahan harga minyak melukai revenue negara produsen Minyak seperti Russia, sehingga mata uang Rubel telah anjlok sekitar 40 persen terhadap Dollar sepanjang tahun lalu. Selain terpuruk oleh pelemahan harga minyak, sanksi embargo dari negara barat terkait konflik Ukraina juga membatas kemampuan perusahaan Russia untuk melakukan pinjaman ke luar negeri sehingga memacu kenaikan permintaan terhadap Dollar.

Terhadap berbagai mata uang lainnya, Dollar juga menguat tajam, dimana Euro melemah ke level terendah 9-tahun terhadap Dollar akibat spekulasi para investor pada program Quantitative Easing ECB. Terpantau sejauh ini harga minyak mentah AS berjangka melorot ke $51.40 per barrel, terendahnya sejak Mei 2009, sementara minyak Brent Crude merosot ke $55.25 per barrel. (Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar