Kamis, 19 Oktober 2017

forex  Forex

Meski Stabil, Angin Belum Berpihak ke Rupiah

Jumat, 6 Maret 2015 11:56 WIB
Dibaca 621

Monexnews -  Rupiah hari ini (Jumat 06/03) nyaris tidak bergeming dari posisi penutupannya kemarin terhadap US Dollar. Terbuka kemungkinan pelemahan susulan dalam beberapa hari ke depan seiring dengan menguatnya indikasi pengetatan moneter di Amerika Serikat.

USD/IDR saat ini terpantau di posisi 12.980 atau tidak berubah banyak dibandingkan level penutupan Kamis kemarin, 12.985. Rekor terlemah Rupiah di 13.025 yang tercatat pekan ini akan mudah tertembus apabila hasil data non-farm payrolls nanti malam melampaui perkiraan analis keuangan. Laporan tenaga kerja Amerika Serikat yang bagus hanya semakin memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga, di mana efeknya berujung pada kenaikan Dollar terhadap seluruh mata uang karena return investasi di sana kembali menarik.

Di saat Dollar menguat secara fundamental, Rupiah justru melemah karena alasan ekonomi domestik. Hasil laporan PMI manufaktur bulan Februari yang rilis Senin kemarin mencerminkan kelesuan aktivitas bisnis Indonesia di awal tahun. Manufacturing index merosot ke rekor terendahnya di 47.5 sekaligus menandai penurunan angka PMI selama lima bulan beruntun.

Fenomena pelemahan kurs domestik tidak lepas dari kuatnya nilai tukar Dollar terhadap nyaris seluruh mata uang dunia. Indeks Dollar bahkan sudah mencapai level tertinggi dalam satu dasawarsa terakhir yaitu di area 95.50. Nasib IDR diprediksi belum berubah setidaknya sampai pertengahan tahun nanti, seiring fase kenaikan suku bunga Federal Reserve Bank. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar