Selasa, 30 Mei 2017

forex  Forex

Minutes BoJ Turut Perkuat Yen

Jumat, 14 Juni 2013 11:01 WIB
Dibaca 593

Monexnews - Yen menguat setelah minutes BoJ menegaskan kekhawatiran investor bahwa bank sentral tidak akan meluncurkan strategi dalam waktu dekat untuk mengatasi gejolak di pasar keuangan Jepang belakangan ini. Salah satu petinggi BoJ mengutarakan pembatasan Quantitative Easing (QE) hingga 2 tahun dapat membantu stabilkan pasar obligasi. Petinggi BoJ tersebut melihat kesulitan untuk mencapai target inflasi 2% dalam dua tahun dimana pembatasan QE dapat menghindari gejolak pasar keuangan. Meski demikian beberapa petinggi BoJ tidak setuju dengan pendapat tersebut seraya mengatakan kebijakan bank sentral memiliki ruang fleksibilitas yang cukup untuk menyesuaikan kebijakan.

Di lain pihak, Dow Jones melaporkan bahwa beberapa perbankan besar di Jepang telah mengurangi kepemilikan obligasi pemerintah Jepang. Ini tentu sinyal bahwa kebijakan pelonggaran moneter agresif BoJ telah mulai mempengaruhi pasar keuangan Jepang. Ini sepertinya merupakan upaya perbankan untuk  mengurangi dampak dari kenaikan yield obligasi pemerintah Jepang yang dapat menimbulkan kerugian bagi perbankan. Di bulan Mei silam, Mizuho Financial Group mengatakan kenaikan 1% yield obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun berarti kerugian ¥100 hingga ¥200 miliar terhadap portfolio yang dimiliki oleh bank terbesar No.2 di Jepang tersebut.

Sementara itu, Citigroup mengatakan penguatan yen dapat berlanjut hingga 93.50. "Yang terjadi sekarang adalah pengurangan posisi short yen yang telah terakumulasi sejak September silam, potensi kenaikan USD/JPY terbatas hingga 98.70," ujar Osamu Takashima, strategis Citigroup Global Markets. USD/JPY kini diperdagangkan 94.93; menjauhi level tinggi harian 95.71 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar