Sabtu, 21 Oktober 2017

forex  Forex

Outlook Kebijakan ECB Bebani Euro

Kamis, 23 Mei 2013 9:45 WIB
Dibaca 583

Monexnews - Euro mencatatkan pelemahan tipis di awal sesi Asia seiring berbedanya outlook kebijakan moneter yang akan diterapkan oleh ECB jika dibandingkan dengan Fed. Resesi yang kini dialami oleh perekonomian zona-euro dapat mendorong ECB untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut. Di lain pihak, bertambahnya bukti akan pemulihan ekonomi AS membuat investor khawatir Federal Reserve akan mengurangi program pembelian obligasi. Fed's Bernanke kemarin mengatakan bank sentral akan mengurangi jumlah pembelian obligasi jika pemulihan ekonomi berkelanjutan. FOMC meeting minutes yang baru dirilis juga menunjukan keinginan sejumlah petinggi bank sentral untuk mengurangi stimulus secepatnya pada pertemuan Juni.

Sementara itu, Peter Praet, anggota dewan moneter ECB, isyaratkan keinginan agar bank setral Eropa melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut. "ECB dapat menggunakan instrumen kebijakan moneter jika diperlukan untuk memerangi resiko deflasi. Bank sentral tengah mengkaji berbagai kebijakan yang dapat mendorong penyaluran lebih banyak kredit di zona-euro," tutur Praet. Investor kini menantikan serangkaian data manufaktur, dan jasa dari Perancis, Jerman, dan zona-euro yang akan dirilis mulai 14.00 WIB hingga 15.00 WIB untuk melihat kondisi ekonomi zona-euro. Jika data manufaktur dan jasa masih lemah maka ini dapat meningkatkan ekspektasi pelonggaran moneter lebih lanjut dari ECB. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar