Rabu, 29 Maret 2017

breaking-news Indeks Kepercayaan Konsumen AS melonjak ke 125.6 di bulan Maret, melampaui estimasi 114.0

forex  Forex

Outlook Laju Tapering Fed Kian Membebani Dollar AS

Senin, 17 Februari 2014 14:32 WIB
Dibaca 984

Monexnews -

Dollar melemah terhadap sebagian besar mata uang utama seiring para trader terbebani oleh apakah melemahnya data ekonomi AS akan memacu Federal Reserve untuk mempertimbangkan perlambatan laju tapering stimulus.

Mata uang Inggris, poundsterling, mencapai level tertinggi sejak bulan November 2009 setelah sebuah laporan menunjukkan harga rumah di Inggris naik ke level tertinggi sejak bulan Oktober 2012. Yen menguat setelah pertumbuhan ekonomi Jepang secara tak terduga melambat. Dollar Australia menyentuh level tertinggi dalam sebulan setelah data menujukkan jumlah kredit baru di China mencapai rekor tertingginya, China adalah mitra dagang terbesar Australia. The Fed pada tanggal 19 Februari akan merilis minutes pertemuan terakhir mereka.

“Ada persaan di pasar bahwa the Fed mungkin akan perlambat laju tapeiring, atau bahkan di hentikan sementara,” di tengah memburuknya data ekonomi AS,” kata Toshiya Yamauchi, analis senior di Ueda Harlow Ltd di Tokyo. “Pelemahan dollar di perkirakan akan terus berlanjut.”

Dollar anjlok sekitar 0.3% menjadi $ 1.6782 per pound pada pukul 14.29 wib dari level $1.6823 yang di capai pada tanggal 14 Februari. Dollar anjlok sebesar 0.2% menjadi 101.60yen, dan tergelincir sebesar 0.2% menjadi $1.3705 per euro. Yen hanya sedikit berubah di 139.35 terhadap mata uang kawasan euro.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar