Minggu, 28 Mei 2017

forex  Forex

Outlook Suku Bunga the Fed Bebani Mata Uang Asia

Jumat, 26 September 2014 18:24 WIB
Dibaca 1957

Monexnews - Mata uang Asia melemah untuk pekan keempat, dipimpin oleh ringgit Malasia dan peso Filipina, seiring membaiknya perekonomian mendorong spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun depan. Indeks dollar melaju ke level tinggi 4 tahun seiring data pekan ini menunjukkan tingkat penjualan rumah baru di AS pada bulan Agustus mencapai level tertinggi sejak tahun 2008. Kenaikan suku bunga oleh the Fed akan mengurangi daya tarik aset negara berkembang dengan yield yang lebih besar. Mata uang Malaysia, Filipina dan Taiwan semuanya anjlok ke level terlemah dalam lebih dari 4 bulan terhadap greenback. Ringgir dan peso Filipina melemah 0.8% terhadap dollar, rupiah Indonesia melemah 0.7% dan rupee India melemah 0.4%. Yuan China menguat sebanyak 0.2% dan won Korea Selatan flat.

“Secara umum sentimen resiko mulai luntur,” ucap Sean Yokota, kepala strategis Asia pada Skandinaviska Enskilda Banken AB di Singapura. “Ketidakpastian mengenai kebijakan the Fed membuat investor sedikit lebih berhati-hati.” Trader memperkirakan peluang sebesar 75% bahwa the Fed akan menaikkan tingkat suku bunga pada pertemuan September 2015 nanti, naik dari 73% pada tanggal 1 September lalu.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar