Senin, 27 Maret 2017

forex  Forex

Pasca Testimoni Bernanke, USD Kian Tergerus

Selasa, 23 Juli 2013 14:16 WIB
Dibaca 680

Monexnews - Kemerosotan dollar AS (USD) belakangan ini terutama setelah Pimpinan the Fed – Bernanke pada 18 Juli lalu mengatakan masih terlalu dini bagi bank sentral untuk memperlambat laju pembelian aset di pertemuan September mendatang.

Pernyataan Bernanke di hadapan Konggres tersebut menegaskan bahwa program stimulus masih akan tetap berjalan sedikit lebih lama dari prediksi sebelumnya. Dan dikatakan pula bahwa pengurangan stimulus akan bergantung pada kinerja ekonomi. Hari ini indeks dollar (=USD) atau DXY tercatat sempat merosot hingga (-0.1%) ke level 82.13 dibanding penutupan sesi sebelumnya pada 82.21, dan jauh lebih rendah dari level tinggi hariannya kemarin pada level 82.54.    

Terhadap yen – Jepang, hari ini USD terpuruk lebih dalam hingga 99.13 dari titik terlemahnya kamarin di 99.28 yen. Sedangkan terhadap Euro, mata uang Amerika Serikat ini harus rela tergerus hingga 1.3207 dibandingkan dengan harga penutupan di area 1.3186.

Selain itu, anjloknya USD terhadap major currencies juga ikut menopang harga emas. Hal itu terjadi karena lemahnya greenback membuat logam mulia dan komoditas lainnya yang didenominasi dengan dollar menjadi sedikit lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Hingga berita ini tayang, harga emas terpantau kuat di area $1332.63 setelah melonjak hingga $1338.11, platform Reuters. Sedangkan pada sesi Senin kemarin, produk emas yang diperdagangkan pada New York Mercantile Exchange di tutup pada level $1334.65 setelah melejit hingga $1339.50.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar