Rabu, 20 September 2017

forex  Forex

Pasca Yellen, Kurs Yen Masih Lemah vs USD

Rabu, 12 Februari 2014 15:24 WIB
Dibaca 700

Monexnews - Nilai tukar yen Jepang hingga siang ini masih di transasikan pada kisaran lemahnya sesi kemarin terhadap dollar AS pasca pidato Gubernur Federal Reserve - Janet Yellen, yang mengisyaratkan tidak akan ada pergeseran kebijakan terhadap pengurangan bertahap dari program pembelian obligasi atau dikenal dengan tapering off.

Dalam penampilan pertamanya di hadapan Kongres Amerika sebagai pengganti Ben Bernanke, Yellen juga mengatakan bahwa pemulihan pasar tenaga kerja AS masih "jauh dari harapan". Namun beliau berharap the Fed akan terus melanjutkan pemangkasan kebijakan stimulus. Sehingga hal itu cukup memberikan topangan kepada dollar AS (USD).

Angin segar juga datang dari kesepakatan Kongres AS yang pada akhirnya mau memperpanjang jangka waktu utang pemerintah. Pemimpin Partai Republik di House of Representatives AS memenuhi permintaan Presiden Barack Obama untuk memperpanjang jangka waktu utang pemerintah setempat. Hal ini pun turut memperkokoh permintaan USD.

Sementara valuta yen kian sulit menguat lantaran terbebani oleh data machinery orders Jepang yang mengecewakan. Angka machinery orders m/m tercatat merosot hingga (-15.7%) di bulan Desember dibanding bulan sebelumnya pada +9.3%. Sedangkan untuk periode year on year data itu juga tercatat menurun menjadi 6.7% dari sebelumnya 16.6%.     

Hingga pukul 15.16 WIB kurs yen di transaksikan pada kisaran 102.45 setelah melemah sampai 102.68 terhadap USD. Sedangkan pada sesi Selasa kemarin, yen berakhir di tutup pada level 102.63 terhadap USD setelah hari itu melemah hingga 102.70. (dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar