Jumat, 28 Juli 2017

forex  Forex

Penguatan Nilai Tukar Euro Berdampak Negatif

Selasa, 29 Oktober 2013 22:20 WIB
Dibaca 538

Monexnews -

Penguatan mata uang tunggal Euro terhadap Yen Jepang dan Dollar AS telah berdampak negatif terhadap industri produk barang mewah sepanjang tahun ini, diestimasikan pertumbuhan laba industri di sektor tersebut terpangkas hingga 4 persen tahun ini.

Nilai tukar Euro yang terlampau tinggi juga berdampak negatif terhadap perusahaan eksportir Euro lainnya, seperti Gucci, Louis Vuitton SA, Giorgio Armani dan Chanel yang menunjukkan penurunan penjualan.

Mata uang Yen Jepang sendiri diperkirakan masih terus melemah hingga 20% terhadap Euro hingga akhir tahun, sementara Dollar diekspektasi melemah 3% terhadap Euro hingga akhir tahun. Jika fluktuasi ini terus berlanjut maka industri barang mewah di zona Euro kemungkinan akan terus terseret.

Melihat hal ini, terbuka peluang Presiden ECB, Mario Draghi akan mengambil opsi pemangkasan suku bunga ECB jika nilai tukar Euro terus mengalami penguatan berlebihan.

Terpantau sejauh ini pairing EURUSD menguat 0.09% di level 1.3796, sementara pairing EURJPY melejit 0.30% diperdagangkan di level 135.04.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar