Sabtu, 19 Agustus 2017

forex  Forex

Perbedaan Kebijakan Bank Sentral Bayangi Euro

Rabu, 26 Maret 2014 18:19 WIB
Dibaca 679

Monexnews - Euro kembali melemah terhadp dollar, setelah pada perdagangan kemarin berhasil memangkas pelemahan tajam. Perbedaan kebijakan yang akan diambil oleh Federal Reserve dan European Central Bank terus membebani pergerakan euro. EURUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.3797 dengan level tertinggi harian 1.3826 dan terendah 1.3788.

Sementara Fed bersiap untuk menaikkan suku bunga, ECB masih bergelut dengan risiko deflasi yang kemungkinan akan membuat bank sentral Eropa tersebut memberikan stimulus moneter lebih lanjut.

Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga paling cepat enam bulan pertama tahun 2015, pernyataan tersebut dilontarkan oleh Dennis Lockhart, presiden Fed Atalanta. Sedangkan presiden Fed Philadephia, Charles Plosser, mengatakan tingkat suku bunga acuan AS di tahun 2015 bisa naik menjadi 3% dan menjadi 4% pada akhir tahun 2016. Pernyataan tersebut lebihhawkish dari perkiraan pejabat Fed sebelumnya, yakni sebesar 1% di akhir tahun 2015, dan 2,25% setahun kemudian.

Anggota dewan ECB, Jens Weidmann, mengatakan suku bunga negatif masih menjadi salah satu pilihan untuk meredam penguatan euro. Penguatan euro selama ini ditengarai sebagai lambatnya laju inflasi di blok 18 negara tersebut. Sementara anggota dewan ECB lainnya, Jozef Makuch, mengatakan ECB tengah mempersiapkan langkah-langkah tambahan, termasuk kemungkinan penambahan likuiditas untuk menghindari ancaman deflasi. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar