Kamis, 30 Maret 2017

forex  Forex

Perbedaan Kebijakan Moneter Terus Bayangi Euro

Senin, 3 November 2014 10:38 WIB
Dibaca 824

Monexnews - Euro kembali melemah terhadap dollar dan saat ini berada pada level terendah dalam dua tahun terakhir. Perbedaan kebijakan moneter antara European Central Bank dengan Federal Reserve AS terus memberikan tekanan bagi mata uang 18 negara tersebut.

The Fed dalam rapat kebijakan moneter pekan lalu memutuskan untuk mengakhiri program pembelian obligasi per bulan atau yang dikenal dengan quantitative easing (QE), dan memberikan sinyal optimis ke pasar bahwa bank sentral AS tersebut tidak terlalu khawatir dengan pelambatan ekonomi global, inflasi yang rendah dan gejolak pasar keuangan. Fed juga menambahkan jika perekonomian terus meningkat lebih cepat dari ekspetasi maka kenaikan suku bunga pertama dapat terjadi lebih cepat dari yang diharapkan.

Sebaliknya ECB dua pekan mulai membeli covered bonds yang merupakan bagian dari program stimulus moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi zona euro dan meredam risiko deflasi. Selain itu Reuters melaporkan bank sentral Eropa tersebut bersiap untuk membeli obligasi korporasi di pasar sekunder. Keputusan untuk membeli obligasi korporasi akan di ambil paling cepat bulan Desember, dan pembelian akan mulai dilakukan awal tahun depan. 

EURUSD diperdagangkan pada kisaran 1.2479 pada pukul 10.40 WIB, dengan level tertinggi harian 1.2513 dan terendah 1.2438 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar