Minggu, 26 Maret 2017

forex  Forex

Pernyataan BoE Masih Jaga Kestabilan Poundsterling

Kamis, 5 September 2013 19:01 WIB
Dibaca 564

Monexnews -

Pada rapat MPC hari ini, Bank of England (BoE) mempertahankan tingkat suku bunga acuan dan skala program pembelian aset tidak berubah.

Selain itu MPC juga merilis pernyataan yang menunjukkan bahwa forward guidance / panduan arah moneter sebagia salah satu alasan utama diambilnya keputusan untuk tidak merubah kebijakan moneter, termasuk juga kebijakan reinvestasi pada surat berharga yang telah jatuh tempo. Bank sentral secara keseluruhan telah melakukan proses reinvestasi di obligasi tersebut sejak February 2013, dan jauh sebelum adanya forward guidance yang diumumkan pada Agustus 2013.

Maka keputusan BoE tersebut masih sejalan dengan ekspektasi para pelaku pasar, dan memperkuat sinyalemen laju pemulihan aktivitas ekonomi yang berpotensi semakin bertambah momentum seiring dengan suntikan stimulus moneter. Bagaimanapun laju GDP Inggris masih dibawah level pra-krisis 3%, sehingga laju recovery belum bisa lepas landas sehingga bank sentral cenderung bersikap lebih dovish.

Namun masih terbuka peluang tindakan bank sentral yang lebih tegas menyikapi pergerakan market akhir-akhir ini yang justru bertentangan dengan harapan yang perlu diraih melalui forward guidance. Oleh sebab itu, pernyataan yang lebih substansial seperti kenaikan yield jangka pendek tidak dapat dijamin telah cukup membantu kestabilan. Namun terdapat juga perdebatan dalam MPC bahwa kenaikan yield tersebut pada akhirnya dapat merefleksikan fundamental ekonomi, dimana hal ini dapat mengindikasikan bahwa MPC kemungkinan akan lebih berhati-hati dalam menggunakan instrumen intervensi verbalnya, selama yield masih dalam range yang dapat diterima di kisaran 3% pada tenor 10-tahun kemungkinan masih akan tetap dibiarkan.

Implikasinya terhadap market adalah bias bearish poundsterling kemungkinan sulit mendapatkan momentum akibat data ekonomi yang dirilis positif serta ketidakmampuan bank sentral dalam melakukan pencegahan kenaikan yield di tenor pendek maupun panjang. Jika Bank sentral mampu menghasilkan forward guidance lebih efektif melalui intervensi verbal, atau dengan mengklarifikasikan kondisi yang diperlukan untuk menambah stimulus QE, atau pada akhirnya dengan menambah QE secara langsung, maka arah Poundsterling mungkin baru dapat berubah memasuki triwulan keempat tahun ini.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar