Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

forex  Forex

Pernyataan BOJ Iwata Lemahkan Yen

Rabu, 28 Agustus 2013 16:24 WIB
Dibaca 673

Monexnews - Deputi Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) Kikuo Iwata, hari Rabu (28/8) di hadapan para pemimpin bisnis di Kyoto, mengatakan bahwa bank sentral akan tetap melanjutkan kebijakan pelonggaran kuantitatif (QE) hingga inflasi mencapai 2 persen dalam 2 tahun.

Iwata mengatakan bahwa mungkin memerlukan waktu yang lama agar kebijakan moneter itu bekerja, oleh karena itu pemerintah harus mendukung pertumbuhan dengan kebijakan belanja fiskal agar target inflasi 2% bisa tercapai.

Bank Sentral Jepang telah mengejutkan pasar keuangan dengan penggelontoran stimulus moneter yang sangat besar di bulan April tahun ini. Kebijakan ini berimbas pada kenaikan ekspektasi inflasi yang kemudian menaikan harga-harga saham dan menurunkan nilai tukar yen. Menurut Iwata, dampak kebijakan moneter bank sentral terhadap pasar keuangan sangat penting karena kenaikan harga-harga saham bisa memicu kenaikan belanja konsumen dan memperbaiki neraca keuangan perusahaan. Pelemahan yen juga membantu mendorong kenaikan ekspor yang selanjutnya bisa menjadi katalis untuk belanja modal lanjutan.

Naiknya data belanja konsumen dan sinyal kenaikan belanja modal dilihat masih belum cukup untuk mengatakan bahwa pemulihan ekonomi dalam pola yang stabil, demikian penjelasan Iwata.

Pasar sempat mengkhawatirkan bank sentral Jepang akan menghentikan pembelian surat hutang pemerintah karena sudah besarnya pembelian bank sentral. Namun Iwata mengatakan bahwa bank sentral belum melihat target inflasi sudah tercapai. Bila sudah tercapai, bank sentral tidak akan membeli surat hutang pemerintah meskipun diminta oleh pemerintah.

Pernyataan dari Iwata ini melemakan yen kembali terhadap dollar AS sore ini dari sebelumnya di kisaran 97.26 yen per dollar menjadi 97.58 yen per dollar.

(art)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar