Jumat, 26 Mei 2017

forex  Forex

Pesimisme Investor Gerus Aussie Pasca Fed-Yellen

Kamis, 20 Maret 2014 13:42 WIB
Dibaca 675

Monexnews -

Hinga sesi siang di perdagangan hari Kamis (20/3), dollar Australia atau sering disebut dengan Aussie nampak terjebak di teritori negatif setelah semalam terpuruk akibat penguatan dollar AS setelah muncul pernyataan dari Pimpinan Federal Reserve, Janet Yellen.    

Dollar AS terpantau menguat hampir lintas semua mata uang utama dunia setelah Janet Yellen menegaskan bahwa kenaikkan suku bunga bisa terjadi lebih cepat dari prediksi sebelumnya asalkan fundamental ekonomi kian membaik. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan akan di mulai enam bulan setelah program pembelian obligasi bulanan oleh the Fed berakhir pada akhir tahun 2014 ini.

Sontak pernyataan tersebut membuat dollar AS mengalami penguatan, namun kurs Aussie justru terperosok dalam hingga nyaris tembus ke bawah level $0.90. Dan kini nilai tukar AUDUSD di transaksikan pada area 0.9021 setelah hanya mampu menguat ke level 0.9042. Sedangkan pada sesi kemarin, Ausie mampu melesat hingga level 0.9137 terhadap dollar AS setelah akhirnya ditutup pada level $0.9042.

Aksi lepas posisi Aussie juga akibat pesimisme investor Australia menyusul jatuhnya saham-saham properti maupun pengembang swasta yang menggerus bursa China, sehingga hal itu turut menurunkan prospek pasar ekspor terbesar Australia. Pesimisme pasar kian bertambah setelah indeks indikator ekonomi utama Australia kemarin juga muncul mengecewakan. Leading Economic Index Australia yang dirilis Westpac Banking Corp. dan Melbourne Institute, terctat melemah 0,1% di bulan Februari, angka itu masih sama dengan bulan sebelumnya. (dar)

 

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar