Jumat, 22 September 2017

forex  Forex

Pound Kembali Melemah Atas Data Manufaktur Inggris

Jumat, 1 Agustus 2014 16:53 WIB
Dibaca 618

Monexnews -

Pound tergelincir ke level terendah dalam sepekan setelah sebuah laporan industri menunjukkan produksi manufaktur Inggris tumbuh pada laju terlambat dalam setahun pada bulan lalu.

Sterling terdepresiasi terhadap euro untuk hari kelima seiring indeks manajer pembelian tergelincir ke 55.4 dari revisi 57.2 di bulan Juni, menurut laporan dari Markits Economics. Estimasi median dari ekonom yang di survei oleh Bloomberg menunjukkan pembacaan 57.2.

“Dengan data yang lemah, sterling akan semakin dapatkan tekanan untuk turun lebih jauh lagi,” kata Roberto Mialich, seorang analis mata uang di UniCredit SpA di Milan. “Dollar yang kuat atau data Inggris yang mengecewakan , seperti yang muncul akhir-akhir ini, mungkin akan mempertahankan nada penurunan untuk pound.”

Pound turun sebanyak 0.3% menjadi $1.6830 pada pukul 16.50 wib, itu adalah penurunan terdalam sejak 24 Juli. Pound menyentuh level $1.6829, itu adalah level terendah sejak 12 Juni dan telah turun 0.8% pada pekan ini. Sterling turun sebesar 0.3% menjadi 0.7954 per euro, berada di jalur untuk penurunan mingguan sebesar 0.5%.

Sterling mungkin akan turun menuju level $1.68 atau sedikit lebih rendah legi,” kata Mialcih.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar