Minggu, 22 Oktober 2017

forex  Forex

Pound Melemah, Di Tekan Oleh Keputusan FOMC

Kamis, 30 Januari 2014 21:46 WIB
Dibaca 569

Monexnews -

Pound turun untuk hari ketiga terhadap dollar seiring pembuat kebijakan Federal Reserve kemarin memangkas kembali stimulus setelah Gubernur Bank of England Mark Caney menegaskan kembali janjinya untuk pertahankan suku bunga acuan di level rendah.

Sterling hanya sedikit berubah terhadap euro seiring laporan dari Bank of England menunjukkan jumlah persetujuan KPR di Inggris naik ke level tertinggi dalam enam tahun pada bulan lalu. Federal Open Market Committee kemarin mengatakan bahwa mereka akan memangkas pembelian obligasi bulanan sebesar $10 milyar menjadi $65 milyar, keputusan tersebut menguatkan dollar. Obligasi pemerintah Inggris naik, dengan yield bertenor 10-tahun turun ke level terendah sejak bulan November.

“Pound melemah terhadap dollar namun itu lebih karena cerita penguatan dollar secara luas setelah pertemuan FOMC,” kata Lee Hardman, seorang analis mata uang di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. di London. “Kami masih miliki pandangan yang positif untuk pound dan akan melihat penguatan lebih lanjut yang akan di dorong oleh kinerja kuat ekonomi yang berkelanjutan.”

Pound anjlok sekitar 0.5% menjadi $1.6495 pada pukul 21.33 wib. Pound naik ke level $1.6668 pada tanggal 24 Januari, level terkuat sejak Mei 2011. Mata uang Inggris di perdagangkan di level 0.8247 per euro setelah terapresiasi ke 0.8168 per euro pada tanggal 22 Januari, level terkuat sejak 19 Januari 2013.

Jumlah persetujuan KPR di Inggris naik menjadi 71.638 di bulan Desember, level tertinggi sejak Januari 2008 dan naik dari revisi 70.820 di bulan November, ujar Bank of England.  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar