Sabtu, 27 Mei 2017

forex  Forex

Pound Melemah Vs. Euro Seiring Meredanya Kecemasan Pada Rusia

Selasa, 23 Desember 2014 0:07 WIB
Dibaca 625

Monexnews - Pound melemah untuk pertama kalinya dalam lima hari terhadap euro setelah Menteri Perminyakan Arab Saudi mengatakan bahwa pasar minyak akan pulih, pernyataan tersebut telah meredam kecemasan penurunan ekonomi Rusia yang bergantung kepada ekspor minyak yang sebelumnya berpotensi akan membebani kawasan Euro.

Mata uang Inggris hanya sedikit berubah terhadap dollar sebelum dirilisnya laporan besok yang para ekonom katakan akan menunjukkan ekonomi Inggris tumbuh sebesar 0.7% di kuartal ketiga. Obligasi pemerintah Inggris naik untuk hari kedua setelah laporan Bank of England yang menunjukkan resiko global untuk stabilitas keuangan telah meningkat sejak Juni. Pembuat kebijakan David Miles mengatakan secara terpisah bahwa Inggris tidak perlu sikap kebijakan moneter yang lebih longgar.

"Pergerakan pound terhadap euro lebih besar terpengaruh oleh euro," kata Lee Hardman, analis mata uang di Bank of Tokyo-Mistusbishi UFJ Ltd di London. "Tampaknya kecemasan tentang outlook ekonomi Rusia telah mereda dan itu mendukung euro. Kami perkirakan penguatan pound terhadap euro akan berlangsung dalam jangka panjang."

Pound melemah sebesar 0.3% menjadi 0.7848 per euro pada pukul 24.00 wib setelah menguat sebesar 1.3% pada pekan lalu, itu adalah apresiasi terbesar sejak Juni. Sterling saat ini bergerak di kisaran $1.5615.

Mata uang Inggris telah menguat sebesar 5% pada tahun ini di saat euro turun sebesar 1.3%, berdasarkan data dari Bloomberg Correlation-Weighted Indexes, yang mengikuti pergerakan mata uang 10 negara maju. Greenback melonjak sebesar 12% dan yen turun sebesar 3%.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar