Kamis, 25 Mei 2017

forex  Forex

Pound Menguat Setelah Laporan Konstruksi Inggris

Senin, 4 November 2013 17:42 WIB
Dibaca 512

Monexnews -

Sterling menguat ke level tertinggi dalam lebih dari sepekan terhadap dollar setelah sebuah laporan menunjukkan produksi konstruksi Inggris tumbuh untuk bulan keenam pada bulan Oktober, menambahkan bukti bahwa pemulihan sedang mengumpulkan kecepatannya.

Sterling pertahankan penguatan di hari ketiga terhadap euro setelah naik pada pekan lalu ditengah spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa akan memangkas suku bunga paling cepat pada pekan depan untuk hidupkan pertumbuhan. Mata uang Inggris tergelincir ke level terdalam sejak bulan Juli terhadap dollar seiring munculnya tanda-tanda perbaikan dalam ekonomi AS yang memicu taruhan bahwa Federal Reserve akan mengurangi stimulus yang mana itu cenderung kuatkan greenback.

“Data menunjukkan bahwa ekonomi sudah baik sesuai dengan apa yang kita dapatkan,” kata Gavin Friend, analis mata uang di National Australia Bank Ltd. di London.” Inggris terlihat lebih baik daripada Eropa dan AS. Kita seharusnya melihat fokus penurunan terbaru pada euro terhadap sterling karena orang-orang mulai berpikir tentang perbedaan pertumbuhan.”

Pound menguat sekitar 0.2% menjadi $1.5955 pada pukul 17.37 WIB, setelah turun sebanyak 1.5% pada pekan lalu, penurunan terdalam sejak periode yang berakhir 5 Juli.

Indeks konstruksi berdasarkan survey manajer pembelian naik menjadi 59.4 pada bulan lalu dari 58.9 di bulan September, kata Markit Economics yang berbasis di London pada hari ini. Para ekonom yang di survey oleh Bloomberg estimasikan penurunan menjadi 58.7. Pembacaan di atas 50 indikasikan ekspansi.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar