Selasa, 25 Juli 2017

forex  Forex

Pound Merosot Terhadap Dollar Setelah Laporan Inflasi Inggris

Selasa, 17 Desember 2013 18:30 WIB
Dibaca 613

Monexnews -

Pound mengurangi penguatannya terhadap dollar setelah sebuah laporan pemerintah menunjukkan inflasi harga konsumen di Inggris secara tak terduga melambat di bulan November ke level terlemah dalam empat tahun.

Sterling mendekati lebel terendah dalam sebulan terhadap euro sebelum gubernur Bank of Engkand, Mark Carney, berpidato di depan parlemen di House of Lords Economic Affair Commmite pada hari ini untuk pertama kalinya. Carney telah berjanji untuk pertahankan suku bunga sampai tingkat pengangguran turun menjadi setidaknya 7%,  tunduk pada peringatan terhadap stabilitas keuangan  dan target inflasi bank sentral di level 2%.

“Inflasi harga konsumen sedikit melemah dari yang di perkirakan dan itu berdampak negatif untuk sterling,” ucap Paul Robson, seorang analis mata uang di Royal Bank of Scotland Group Plc di London.” Laporan ini berikan Bank of England berikan lebih banyak ruang untuk pertahankan suku bunga rendah. Turunnya inflasi tampaknya hanya masalah waktu seiring di ketahui naiknya harga utilitas dan setelah pasar menjaring melaui data dan mereka menyadari mungkin itu hanya undershoot sementara.”

Pound saat ini hanya sedikit berubah di $1.6300 pada pukul 18.27 setelah naik sebanyak 0.2%. Mata uang Inggris turun kurangi dari 0.1% menjadi 84.47 penny per euro setelah terdepresiasi menjadi 84.55 penny kemarin, level terlemah sejak 13 November.

Carney mengatakan dalam pidato di Economic Club of New York pada pekan lalu bahwa pemulihan ekonomi Inggris akan perlu di pertahankan untuk sementara sebelum ekonomi cukup kuat untuk bertahan dengan suku bunga yang lebih tinggi.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar