Forex

Poundsterling Stabil Setelah Inflasi Inggris Sentuh Titik Terendah 2 Tahun

Selasa, 17 Juli 2012 16:18 WIB
Dibaca 530

Monexnews -

Data inflasi Inggris dilaporkan lebih rendah selama bulan Juni dimana CPI merosot -0.4% dibanding bulan sebelumnya, dan hanya mengalami kenaikan sebesar 2.4% vs ekspektasi 2.8% YoY.

Core CPI merosot menjadi 2.1% dibanding bulan sebelumnya di 2.2% dimana RPI jatuh dibawah level kunci 3.0% ke level 2.8%  untuk kali pertama dalam 2 tahun terakhir.

Secara keseluruhan data inflasi ini merupakan data inflasi terlemah Inggris sejak akhir 2009 disebabkan oleh tekanan penurunan harga-harga terutama pakaian, dan biaya transportasi yang diikuti dengan musim diskon sehingga turut membantu menurunkan level inflasi.

Data ini seharusnya dapat disambut positif oleh para pemangku kebijakan moneter Inggris  yang dapat memberikan ruang tambahan untuk menstimulasi perekonomian melalui kebijakan akomodatif.

Gubernur BoE, Mervyn King juga akan memberikan pidato didepan parlemen Inggris dimana beliau akan memberikan detail lebih lanjut mengenai skema peminjaman BoE untuk meningkatkan jalur kredit kepada bisnis skala kecil dan menengah. Mr. King kemungkinan akan dihujani berbagai pertanyaan seputar skandal LIBOR.

Respon awal Poundsterling paska data ini adalah sedikit melemah, namun tidak lama kemudian pulih dan berhasil bangkit diatas level 1.5635. Data inflasi yang lebih lemah seharusnya memberikan sinyal ada nya langkah QE dari bank sentral Inggris yang berdampak positif pada risk appetite dan juga mata uang berisiko seperti hal nya Sterling. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

Kirim Komentar Anda



Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar