Jumat, 26 Mei 2017

forex  Forex

Poundsterling Terpuruk Seiring Ekspektasi Pelemahan Ekonomi Inggris

Rabu, 17 April 2013 18:08 WIB
Dibaca 697

Monexnews -

Mata uang Poundsterling terpuruk setelah dilaporkan data tenaga kerja Inggris yang mengecewakan dimana tingkat pengangguran Inggris meningkat ke 7.9% dibanding estimasi 7.8% meskipun klaim tunjangan menunjukkan sinyal penurunan secara keseluruhan jumlah orang yang menganggur di Inggris meningkat 70,000 dalam periode 3 bulan hingga February, yang merupakan laju kenaikan tertinggi sejak September 2011.

Data lainnya yang memicu respon negatif adalah angka pertumbuhan average earnings yang dilaporkan jatuh ke 0.8% dibawah estimasi 1.4%, sekaligus merupakan rekor terlemah dalam laju pertumbuhan upah di Inggris.

Di lain sisi data inflasi yang cukup tinggi menyebabkan anggota dewan MPC masih belum yakin untuk melanjutkan program QE. Minutes BoE hari ini menunjukkan bahwa otoritas moneter Inggris masih berbeda pandangan mengenai penambahan stimulus dimana Gubernur BoE, Mervyn King, Miles dan Fisher mendukung kenaikan QE, namun 6 anggota lainnya menolak kenaikan QE.

Alhasil, minimnya stimulus pada ekonomi Inggris dipandang negatif oleh market sehingga pairing GBPUSD melorot dibawah 1.5300, menyentuh level support 1.5250. Secara teknikal bias intraday masih bearish, namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.5240 untuk melanjutkan skenario bearish mengincar area support kunci 1.5170. Di sisi atasnya, resisten terdekat tampak di area 1.5300 – 1.5330, tembus lagi diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek.  

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar