Jumat, 26 Mei 2017

forex  Forex

Rapuh, Euro Tunggu Sikap Mario Draghi

Kamis, 4 Juli 2013 13:44 WIB
Dibaca 838

Monexnews - Nilai tukar Dollar hari ini menguat terhadap Euro dibandingkan hari Rabu kemarin. Kisruh ekonomi lintas negara di benua biru membuat kinerja mata uang tunggal terkendala sementara waktu.

Pada sesi perdagangan Amerika Rabu sore (03/07), EUR/USD bertengger di level 1.3003. Namun hari Kamis (04/07) pasangan mata uang paling berpengaruh di dunia itu berkisar di level 1.2994. Faktor ekonomi politik di dua negara, yaitu Yunani dan Portugal, menjadi fokus perhatian investor selain kabar kudeta pemerintahan di Mesir.

Pemerintahan Portugal kemarin terpaksa merelakan salah satu menterinya lengser dari posisi strategis. Menteri Luar Negeri Paulo Portas, yang juga merangkap sebagai Ketua Partai Koalisi Junior, dinyatakan mundur karena beda pendapat soal pemangkasan anggaran. Satu hari sebelumnya, perdana menteri Pedro Passos Coelho juga kehilangan menteri keuangan Vitor Gaspar karena alasan serupa. Pengunduran diri dua menteri penting makin memperkuat spekulasi soal perpecahan dalam kabinet dan partai koalisi Portugal. Imbal hasil obligasi negara ini (tenor 10 tahun) kemarin melonjak ke atas 8% untuk kali pertama sejak bulan November lalu akibat kisruh politik yang melanda Lisbon. Kenaikan yield surat hutang pemerintah menandakan bahwa risiko gagal bayar negara ini meningkat di mata pemilik modal.

Sementara itu di Athena, pihak Troika (Bank Sentral Eropa, Dana Moneter Internasional dan Uni Eropa) kemarin telah memberi peringatan keras kepada pemerintah Yunani. Negara yang tengah terbelit krisis itu diminta menepati janjinya untuk memenuhi persyaratan dari bailout terdahulu.

Yunani mempunyai 3 hari untuk meyakinkan Troika bahwa pemerintahannya mampu menuntaskan segala kewajiban yang dibebankan pada klausul dana talangan sebelumnya. Kalau tidak, pihak Athena tidak akan diberi suntikan dana lanjutan senilai 8.1 miliar Euro atau setara $10.59 miliar sebagaimana kesepakatan yang telah ditandatangani kedua belah pihak. Pihak Yunani kini dituntut dapat memaparkan alasan yang meyakinkan tentang berbagai kendala dan tantangan yang mereka hadapi di hadapan pada kreditur hari Jumat nanti. Apabila perwakilan pemerintah gagal memaparkan argumentasi yang valid, maka pinjaman berikutnya sebesar 8.1 miliar terancam dibekukan.

Untuk hari ini, perhatian pelaku pasar akan tersita ke panggung pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB). Otoritas diperkirakan tidak mengubah suku bunga dari level 0.5% namun apa yang nantinya dikatakan oleh Presiden ECB, Mario Draghi, sangat berperan besar bagi prospek pergerakan Euro. Ia kemungkinan akan memaparkan pandangan bank sentral terhadap kondisi yang sedang terjadi di Portugal beberapa hari terakhir. Komentar optimis dari pihak ECB dapat menyelamatkan kinerja Euro sementara waktu meskipun otoritas tidak bisa berbuat apa-apa terkait stabilitas politik di Portugal.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar