Jumat, 21 Juli 2017

forex  Forex

RBA: Aussie Overvalued Sebesar 2% di Bulan Februari

Jumat, 6 Maret 2015 13:15 WIB
Dibaca 1085

Monexnews - Dollar Australia mencetak overvalue sebesar 2% bulan lalu dan masih dapat dianggap terlalu tinggi utnuk mencapai "hasil perekonomian domestik yang diinginkan," menurut dokumen Reserve Bank of Australia. Dalam dokumen yang dirilis hari Jumat di bawah permintaan Freedom of Information oleh Bloomberg News, bank sentral mengatakan menurut mereka aussie overvalue sebanyak 5% terhadap sejumlah mata uang pada kuartal keempat. Pada hari Kamis kemarin, Wakil Gubernur RBA Philip Lowe mengatakan nilai tukar aussie masih terlalu tinggi namun sudah jauh lebih dekat dari level yang seharusnya. Aussie telah melemah sekitar 30% terhadap dollar AS dari level tinggi tahun 2011.

RBA kesulitan menghadapi dampak penguatan mata uang terhadap perekonomian, mendorong mereka untuk memangkas suku bunga menuju rekor rendah pada 2.5% untuk membantu meredam dampak penguatan aussie. Meski demikian, aussie mendapat topangan dari tingginya permintaan oleh investor asing, termasuk bank sentral, mengingat mata uang tersebut menawarkan yield paling tinggi diantara obligasi pemerintah global. RBA mengatakan 39 dari 75 bank sentral yang dipantau telah mengumumkan secara pulbik atau nampak pempunyai aussie pada cadangan fiskal mereka, menurut laporan terpisah dari dokumen bulan Februari, naik dari 34 bank sentral 2 tahun lalu. RBA mengatakan sebanyak 24 bank sentral telah mengatakan secara publik bahwa mereka memiliki aussie dan 15 bank sentral nampak memilikinya. Jumlah paling tinggi yaitu 10% dari total cadangan fiskal untuk Polandia dan 10.2% untuk Macedonia, menurut RBA terkait laporan tahun 2013.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar