Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

forex  Forex

Reformasi Dana Pensiun Jepang Beresiko Lemahkan Yen

Kamis, 4 September 2014 7:38 WIB
Dibaca 672

Monexnews - Yen akan melemah seiring dana pensiun Jepang, yang merupakan dana pensiun terbesar di dunia, berubah menjadi lebih kompetitif, menurut Takatoshi Ito, ketua panel penasehat pemerintah terkait perombakan sistem. Government Pension Investment Fund (GPIF), yang mana menginvestasikan sekitar 55% dari aset senilai 126.6 trilyun yen (1.2 trilyun dollar) di bawah manajemen obligasi Jepang pada bulan Maret lalu, saat ini mungkin akan membeli lebih banyak saham setelah review strategi berakhir, ucap mantan pejabat Menteri Keuangan. Review tersebut, yang mungkin akan selesai dalam beberapa bulan kedepan, juga akan mencakup pemerintahan.

“Kenaikan relatif pada saham Jepang, saham asing, obligasi asing masih belum diketahui, namun secara keseluruhan saya akan mengatakan harga saham Jepang akan mendapatkan dampak positif dan yen Jepang akan mengalami depresiasi,” ucap Ito, beribicara pasca presentasi pada “Bretton Woods 2014: The Founders and the Future,” konferensi yang digelar oleh Center for Financial Stability di New Hampshire.
Perdana Menteri Shinzo Abe sedang mencoba meningkatkan laba GPIF dengan membeli lebih banyak aset beresiko seiring populasi Jepang yang menua melambungkan pengeluaran dana pensiun. Perubahan pada alokasi GPIF mungkin akan melemahkan mata uang yen Jepang sebanyak 6 yen per dollar, Daisaku Ueno, strategis mata uang pada Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co. di Tokyo bulan lalu. Pelemahan pada mata uang juga akan membantu mendorong kenaikan inflasi dan menopang sektor ekspor.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar