Sabtu, 27 Mei 2017

forex  Forex

Rendahnya Tekanan Inflasi Australia Bebani Aussie

Jumat, 31 Januari 2014 8:39 WIB
Dibaca 479

Monexnews - Aussie kurangi penguatan setelah data inflasi produsen Australia menunjukan rendahnya tekanan inflasi sehingga dapat memberikan ruang bagi RBA untuk melanjutkan siklus pemangkasan suku bunganya. Indeks harga produsen hanya mencatatkan kenaikan 0,2% untuk kuartal terakhir 2013; lebih rendah dari kenaikan 1,3% yang dicatatkan pada kuartal ketiga 2013. AUD/USD kini diperdagangkan 0.8796; menjauhi level tinggi harian 0.8822

RBA akan kembali mengadakan pertemuan kebijakan moneter pada 4 Februari mendatang. Meski survei menunjukan RBA akan kembali pertahankan suku bunga di level rendah 2,5% namun ada kekhawatiran bank sentral dapat berikan sinyal pelonggaran moneter lebih lanjut dengan rendahnya tekanan inflasi dan rapuhnya momentum ekonomi Australia. Bertambahnya bukti akan berlanjutnya perlambatan ekonomi Cina, mitra dagang utama Australia, juga dapat memberikan alasan bagi RBA untuk tetap mempertahankan sikap dovish-nya. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar