Sabtu, 24 Juni 2017

forex  Forex

Rendahnya Tekanan Inflasi Australia Lemahkan Aussie

Jumat, 2 Agustus 2013 8:27 WIB
Dibaca 589

Monexnews - Aussie melanjutkan pelemahan setelah data indeks harga produsen (PPI) Australia membuat investor khawatir dengan potensi pemangkasan suku bunga RBA lebih lanjut. Indeks harga produsen (PPI) q/q Australia hanya mencatatkan kenaikan 0,1% untuk Q2 2013; lebih rendah dari estimasi 0,6% dan publikasi sebelumnya 0,3%. Ini menunjukan rendahnya tekanan inflasi Australia dan dapat memberikan alasan tambahan bagi RBA untuk melonggarkan kebijakan moneternya. AUD/USD kini diperdagangkan 0.8912; menjauhi level tinggi harian 0.8943.

Pada hari Selasa lalu, Gubernur RBA, Glenn Stevens, telah utarakan bahwa tingkat inflasi Australia sekarang bukanlah penghalang untuk memangkas suku bunga jika kondisi ekonomi membutuhkan. Tingkat inflasi Australia mencapai 2,4% di kuartal kedua; dan dengan PPI yang hanya mencatatkan kenaikan 0,1% maka inflasi Australia masih terkendali meskipun nilai tukar Aussie telah menurun tajam dan RBA telah memangkas suku bunga. Tingkat inflasi Australia sekarang masih berada di dalam kisaran target bank sentral 2% hingga 3%. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar