Selasa, 23 Mei 2017

forex  Forex

Rilis Data China Genjot Rally Aussie

Senin, 2 September 2013 10:47 WIB
Dibaca 552

Monexnews - Dollar Australia atau sering di sebut dengan Aussie nampak rally dari keterpurukannya pekan lalu setelah data permerintah China menunjukkan angka manufaktur mencapai level tinggi dalam 16-bulan terakhir, sehinga hal itu mampu mendongkrak prospek ekspor dari negara di Pasifik Selatan ini.

Selain itu, angka aktivitas manufaktur China bulan Agustus yang di rilis oleh HSBC tercatat masih berekspansi di level 50.1, sama dengan angka pada bulan sebelumnya. Bahkan Aussie mencatat penguatan terbesar nya dalam sepekan terhadap yen setelah data building approvals Australia melonjak lebih dari dua kali lipat dari perkiraan para ekonom.

Data building approvals bulan Juli tercatat melejit hingga 10.8% dari bulan sebelumnya di angka kontraksi (-6.3%). Sedangkan para pakar dan ekonom memperkirakan data tersebut akan naik sebesar 4%. Secara umum pasar menilai penguatan Aussie hari ini karena ekonomi China telah berangsur stabil.

Namun gain tetap saja masih terbatas karena investor kembali khawatir menjelang rapat bank sentral (RBA) yang akan di gelar besok. Pasar banyak berspekulasi bahwa para pembuat kebijakan akan menegaskan kesediaan nya untuk memangkas suku bunga yang sudah berada di rekor rendah. Seorang ekonom dari St. George Bank Ltd. di Sydney - Janu Chan, memastikan bahwa RBA akan memangkas suku bunga berikutnya di bulan November.

Hingga sesi siang di perdagangan hari Senin (2/9), Aussie menguat sekitar 0.7% pada kisaran $0.8965 setelah berhasil mencapai level $0.8972 di awal sesi Asia. Sedangkan terhadap yen – Jepang, mata uang negeri kanguru ini mencetak penguatan lebih dari 1 persen pada kisaran 88.40 yen, setelah menembus angka 88.51.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar