Kamis, 30 Maret 2017

forex  Forex

Rilis Fundamental Yang Apik Pacu Rupiah Menguat

Selasa, 1 Juli 2014 12:51 WIB
Dibaca 566

Monexnews -

Nilai tukar Rupiah pada perdagangan hari Selasa (1/7) kembali menguat di bawah kisaran Rp.11900 berkat sejumlah data-data ekonomi domestik yang rilis hari ini yang hasilnya cukup memuaskan.

Indeks manufaktur PMI Indonesia yang dikalkulasi oleh HSBC meningkat ke level 52,7 pada bulan Juni, dari sebelumnya 52,4 pada bulan Mei. Angka di bulan Juni merupakan yang tertinggi sejak survei dimulai pada bulan April 2011 dan menunjukkan kondisi kinerja yang meningkat pada laju yang solid dan cepat.

Sedangkan dari sektor perdagangan, Indonesia juga berhasil mencatat surplus pada periode Mei 2014. Sesuai dengan pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini (Selasa 01/07), surplus perdagangan mencapai $70 juta atau di atas perkiraan para analis dan ekonom sebesar $50 juta.

Selain itu, tingkat inflasi Indonesia naik sebesar 0.43% di bulan Juni 2014 dibandingkan bulan Mei, atau lebih lambat dibanding estimasi pelaku pasar sebesar 0.5%. Sementara jika dihitung dalam skala tahunan, inflasi Juni tercatat sebesar 6.70%, juga lebih lambat dibandingkan perkiraan, 6.81%.

Laju inflasi inti bulan lalu adalah sebesar 4.81% dibandingkan periode Juni 2013 atau sedikit lebih rendah dibandingkan inflasi inti tahunan bulan Mei yang sebesar 4.82%.

Hingga sesi rehat siang, kurs Rupiah terpantau kuat di kisaran Rp.11875 setelah melesat hingga level Rp.11755. Sedangkan pada sesi kemarin mata uang Garuda ini berakhir ditutup pada level Rp.11870 setelah menguat hingga Rp.11815.   (dar)       

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar