Jumat, 21 Juli 2017

forex  Forex

Risk Aversion Kuatkan Mata Uang Safe Haven

Jumat, 14 Maret 2014 9:16 WIB
Dibaca 866

Monexnews - Mata uang safe haven seperti franc Swiss dan yen menguat pada awal sesi hari Jumat, setelah melejit semalam seiring bertambahnya ketegangan di Ukraina dan kecemasan mengenai perekonomian China terus menghantui. Dollar AS dan euro melemah sekitar 1.0% terhadap yen ke level terendah dalam lebih dari sepekan dengan greenback berada di kisaran 101.83 yen dan euro pada 141.25 yen.

Terhadap franc Swiss, dollar diperdagangkan dekat level 0.8745 franc, setelah sempat anjlok ke level rendah 2-1/2 tahun pada 0.8698. Euro diperdagangkan di sekitar 1.2131 franc, dekat dengan level rendah 2 pekan yang dicapai pada sesi semalam di sekitar 1.2120.

Rusia kembali melangsungkan latihan militer baru di dekat perbatasannya dengan Ukraina meski setelah AS memperingatkan bahwa akan mengambil langkah tegas terhadap Moskow jika referendum yang dijadwalkan hari Minggu nanti di wilayah Crimea berujung pada penggabungan dengan Rusia.

"Seiring mendekatnya referendum di Crimea hari Minggi nanti, laporan pergerakan pasukan Rusia dekat perbatasan Ukraina dan peringatan dari sanksi negara bagian Barat kembali meninggikan kecemasan," analis pada BNP Paribas. Sentimen pasar sudah memburuk setelah data China yang mengecewakan di hari Kamis yang meningkatkan kecemasan perlambatan pada perekonomian terbesar kedua di dunia.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar