Senin, 21 Agustus 2017

forex  Forex

Risk Aversion Topang Nilai Tukar Yen

Senin, 19 Mei 2014 8:39 WIB
Dibaca 568

Monexnews - Mata uang Jepang berada dekat level tinggi 2 bulan terhadap dollar seiring ketegangan di Ukraina dan pertikaian antara China dan Vietnam menguatkan permintaan untuk aset safe haven. Yen mempertahankan penguatan selama 3 hari seiring premi yield obligasi 10 tahunan AS terhadap obligasi pemerintah Jepang berada dekat level rendah 7 bulan. Gubernur Federal Reserve Janet Yellen akan menggelar pidato pekan ini dan laporan Departemen Tenaga Kerja tanggal 22 Mei nanti diperkirakan akan menunjukkan penambahan pada jumlah klaim pengangguran. Euro diperdagangkan di level rendah dalam lebih dari 2 bulan terhadap yen yen dan greenback seiring spekulan menjadi bearish terhadap mata uang bersama tersebut.

“Tingkat permintaan untuk obligasi AS akan terus tertopang oleh risk aversion, membatasi kenaikan pada pasangan dollar-yen,” ucap Toshiya Yamauchi, analis senior pada Ueda Harlow Ltd. di tokyo. “Ada ketidakpastian mengenai pemilu di Ukraina dan meningkatnya ketegangan antara China dan Vietnam. Itu adalah lingkungan di mana investor tidak ingrin mengambil resiko secara agresif.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar