Sabtu, 27 Mei 2017

forex  Forex

Rupiah Anjlok Seiring Reli Minyak Tambahkan Kecemasan Atas Defisit

Selasa, 17 Juni 2014 18:27 WIB
Dibaca 654

Monexnews -

Rupiah anjlok ke level terendah dalam empat bulan atas kecemasan pada neraca perdagangan dan defisit anggaran Indonesia yang akan memburuk setelah harga minyak global melonjak di tengah kekerasan di Irak.

Minyak Brent naik 4.4% pada pekan lalu dan mencapai level tertinggi dalam sembilan bulan di level $114.69 per barel pada tanggal 13 Juni karena sebuah kelompok teroris menguasai wilayah utara Irak. Minyak telah turun sebesar 0.9% pada pekan ini. Nilai impor minyak dan gas Indonesa naik sebesar 23% di bulan April, dan tingginya harga energi telah merusak keuangan pemerintah karena subsidi bahan bakar. The Fed akan memulai pertemuan selama dua hari pada hari ini.

“Harga minyak global yang tinggi akan membebani neraca perdagangan dan defisit anggaran kami, sehingga itu melemahkan sentimen untuk rupiah, ucap kepala analis dan strategi di PT Bank CIMB Niaga di Jakarta. “The Fed kemungkinan akan memangkas stimulus lebih lanjut, yang mana itu cenderung akan menguatkan dollar.”

Rupiah merosot sebesar 0.6% untuk di tutup di 11,893 per dollar, harga di ambil dari yang di tunjukan bank lokal. Rupiah sempat menyentuh level level 11,900, yang merupakan level terlemah sejak 14 Februari. Di pasar offshore, kontrak NDF satu bulan turun 0.7% menjadi 11,932, lebih lemah 0.3% dari harga spot, menurut data yang di kompilasi oleh Bloomberg.

Indonesia mencatat defisit perdagangan sebesar $1.96 milyar di bulan April, itu merupakan yang terbesar sejak bulan Juli, di tunjukan dalam data pemerintah.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar