Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news Inflasi Inggris tumbuh pada laju tahunan 1.6% di Desember vs 1.2% di November, estimasi 1.4%

forex Forex

Rupiah & Bursa Saham Indonesia Melonjak Setelah Adanya Pengecualian Dalam Larangan Ekspor

Senin, 13 Januari 2014 16:06 WIB
Dibaca 949

Monexnews -

Mata uang rupiah menguat ke level tertinggi dalam enam pekan dan bursa saham mengalami reli terbesar sejak bulan September setelah adanya pengecualian dalam larangan ekspor mineral di terapkan. Oblgasi melonjak atas spekulasi Federal Reserve akan pelambat laju pengurangan stimulus.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani peraturan untuk melarang pengiriman mineral mentah, namun masih akan memungkinkan ekspor untuk lebih dari 60 perusahaan dengan rencana untuk diproses di dalam negeri, kata menteri energi dan sumber daya mineral Jero Wacik pada tanggal 11 Januari. Pelarangan ini, tidak seketat seperti yang di usulkan sebelumnya, pelarangan ini mulai berlaku mulai kemarin dan mendorong kenaikan harga nikel dan tembaga pada hari ini. The Jakarta Composite Index menguat sebesar 2.2%, menuju kenaikan terbesar sejak 19 September.

“Rupiah mungkin akan menjadi pemenang utama mengingat perubahan pelarangan ekspor di lakukan pada hari Minggu,” ujar Dariusz Kowalcyzk, seorang analis senior di Credit Agricole CIB di Hong Kong pada hari ini. ”Regulasi telah di permudah dengan signifikan.”

Rupiah menguat sebesar 0.9%, kenaikan terbesar sejak 2 Desember, menjadi 12.051 per dollar pada hari ini, harga di ambil dari beberapa bank lokal. Kontrak Non-deliverable forwards naik sebanyak 0.5% menjadi 11.858 dan sebelumnya sempat menyentuh 11.830, level terkuat sejak 3 Desember.

Indeks JCI reli seiring saham perbankan, property dan konstruksi naik karena menguatnya rupiah, kata Ikhsan Binarto, seorang analis di PT Indo Premier Securities di Jakarta. Saham PT Bank Rakyat Indonesia, bank terbesar kedua berdasarkan aset, melonjak sebesar 6.9% dan PT Bank Mandiri, menguat sebesar 4.9%

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar