Sabtu, 21 Oktober 2017

forex  Forex

Rupiah Cetak Penguatan Beruntun Terpanjang Sejak Februari

Selasa, 23 Desember 2014 0:43 WIB
Dibaca 716

Monexnews -  Rupiah pada hari Senin menguat untuk hari kelima, ini adalah penguatan terpanjang beruntun dalam 10 bulan terakhir, pada spekulasi beberapa investor telah melakukan pembelian surat utang berdenominasi mata uang lokal untuk mengambil keuntungan dari penurunan akhir-akhir ini.

Data dari kementrian keuangan menunjukkan bahwa investor asing telah menarik dananya sebesar 22.9 triliun rupiah ($1.8 milyar) dari surat utang pemerintah berdenominasi rupiah pada bulan ini sampai tanggal 19 Desember. Pergerakan tersebut telah membantu mendorong yield obligasi bertenor 10 tahun ke level tertinggi di 8.45% pada pekan lalu, yield tersebut hampir dua kali lipat daripada surat utang yang sama dari Malaysia. Pemerintah akan umumkan besarnya subsidi bahan bakar tetap "secepatnya" dan meminta persetujuan parlemen pada bulan depan, kata Menteri Koordinator Perekonomian, Sofyan Djalil pada hari Senin.

"Pasar telah melakukan reposisi di tengah aksi jual rupiah yang menyakitkan dalam mempertimbangkan suku bunga, terutama menjelang akhir tahun," kata Irene Cheung, analis mata uang di Australia & New Zealand Banking Group Ltd di Singapura. "Saya mendukung pemerintah dalam mengambil keuntungan dari rendahnya harga minyak untuk menghapus subsidi, jadi kebijakan tersebut tidak akan terus datang kembali menghantui mereka."

Rupiah menguat sebesar 0.4% menjadi 12,439 per dollar pada hari Senin. Rupiah telah menguat sebesar 2.1% dalam lima hari terakhir sampai hari ini, mengurangi kerugian bulanan menjadi 1.9%. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro pada tanggal 19 Desember mengatakan bahwa dia melihat "ekuilibrium baru" untuk rupiah di level 12,000 - 12,500 per dollar.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar