Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

forex Forex

Rupiah Dan Obligasi Indonesia Menguat Atas Spekulasi Fed Tunda Tapering

Rabu, 16 Oktober 2013 10:37 WIB
Dibaca 508

Monexnews -

Nilai tukar rupiah menyentuh level tertinggi dalam tiga pekan dan obligasi pemerintah menguat atas spekulasi akan berlanjutnya kebuntuan anggaran AS yang meningkatkan kemungkinan Federal Reserve akan menunda pengurangan stimulus yang mana itu di dukung oleh negara-negara berkembang.

Mata uang Indonesia menguat pada pekan lalu ke level terkuat sejak Januari 2012 seiring masuknya dana global sebesar 2.61 triliun rupiah ($234 juta) ke kepemilikan surat utang rupiah dalam empat hari dalam seminggu, ditunjukan dalam data dari menteri keuangan. Para pemimpin Senat kembali mengadakan pembicaraan sebelum berakhirnya masa pembayaran utang pada esok hari. The Fed secara tak terduga menahan diri dari pengurangan pembelian obligasi bulanan sebesar $85 milyar di bulan September.

Mata uang Indonesia naik sebanyak 0.3% dari 11 Oktober menjadi 11,333 per dollar pada pukul 09.30 di Jakarta, harga di ambil dari bank lokal. Rupiah awalnya menyentuh level 11.301, level terkuat sejak 20 September, setelah naik sebanyak 1.4% pada pekan lalu. Pasar keuangan Indonesia ditutup pada tanggal 14 & 15 Oktober untuk hari libur.

“Rupiah memperpanjang reli atas optimis bahwa the Fed akan menunda lebih lanjut rencana pengurangan karena masih berlanjutnya debat plafon utang,” kata Rully Nova, seorang analis mata uang di PT. Bank Himpunan Saudara 1906 Jakarta. “Pasar tidak mengkhawatirkan default AS seiring mereka mungkin akan mendorong kembali untuk pembicaraan utang dengan tetap memenuhi pembayaran.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar