Selasa, 23 Mei 2017

forex  Forex

Rupiah dan Rupee Terus Mendapat Tekanan

Senin, 19 Agustus 2013 13:28 WIB
Dibaca 755

Monexnews - Mata uang India merangsek ke rekor rendah pada hari Senin sementara pasar di Indonesia terkana imbasnya, bukti bahwa bagaimana kenaikan yield di AS membuat negara berkembang lebih susah membayarkan defisit current account mereka. Kecemasan pada pasar meningkat menjelang minutes pertemuan kebijakan terkini dari Federal Reserve yang akan dirilis pada hari Rabu, dengan sebagian besar investor mencemaskan minutes itu hanya menambah kebingungan mengenai waktu pemangkasan stimulus. Hal tersebut di lain pihak telah mendorong emas mencapai level tertinggi dalam 2 bulan, sementara bursa saham Asia terus tertekan.

Rupee India melemah hingga 62.50 per dollar, setelah sempat menembus level rendah kemarin pada 62.03. Mata uang tersebut tertekan oleh investor yang frustasu terhadap lambatnya laju reformasi ekonomi di India, yang membuat negaranya lebih sulit untuk membiayai defisit current account miliknya. Reserve Bank of India telah mencoba melarang seberapa banyak uang yang dapat dikirimkan oleh penduduk dan perusahaan India ke luar negeri, namun itu hanya menambah kecemasan mengenai kontrol modal yang akan kembali menekan tingkat kepercayaan investor asing.

"Komunitas investor asing menginginkan reformasi nyata dan ambisius yang layak bagi ‘generasi kedua’ untuk kebijakan fundamental yang diadopsi pada awal tahun 1990," ucap analis Westpac. Mereka cukup “heran” bank sentral akan mencegah depresiasi rupee mengingat hal itu akan membantu mendorong tingkat ekspor dan membatasi impor untuk sementara waktu.

Rupiah Indonesia melemah sekitar 0.9% ke level rendah 4 tahun terhadap dollar, dengan bursa saham dan obligasi melemah pasca data yang menunjukkan defisit current account Indonesia melebar dengan tajam. Tugas untuk menarik dana asing guna mendanai defisit ini menjadi lebih suliat seiring investor mengantisipasi tapering oleh the Fed dan mendorong naik yield obligasi AS. Yield obligasi 10 tahunan AS berada dekat level tinggi 2 tahun pada 2.87% pada hari Senin, mendorong naik yield-yield di berbagai belahan dunia.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `