Jumat, 20 Oktober 2017

forex  Forex

Rupiah Kembali Gugup Nantikan Hasil FOMC

Rabu, 17 Desember 2014 11:07 WIB
Dibaca 1061

Monexnews - Rupiah Indonesia menuju level penutupan paling lemah dalam 16 tahun setelah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global memicu aliran dana keluar dari aset pasar negara berkembang. Investor asing menjual sejumlah 12.24 trilyun rupiah (961 juta dollar) obligasi Indonesia dan 336 juta dollar saham bulan ini seiring bersiap untuk kenaikan suku bunga tahun depan. Federal Open Market Committee akan mengakhiri pertemuan dua hariannya malam nanti yang mana akan mendiskusikan jalur kenaikan suku bunga. rupiah melemah hingga ke level 12,720 per dollar, menuju level penutupan terendah sejak Agustus 1998. Rupiah sempat melemah hingga level 12,940 kemarin sebelum bank sentral mengintervensi untuk memangkas pelemahan. 

“Sebagian besar mata uang, termasuk rupiah, cemas mengenai pertemuan FOMC,” ucap Leo Rinaldy, ekonom pada PT Mandiri Sekuritas di Jakarta. “Menurutku Bank Indonesia akan menginterbensi kembali jika volatilitas rupiah cukup tinggi.” Bank Indonesia mengintervensi untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dan juga membeli obligasi pemerintah di pasar sekunder, ucap Wakil Gubernur BI Perry Warjiyo kemarin.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar