Senin, 23 Januari 2017

forex  Forex

Rupiah Kembali Menguat Sebelum Pengumuman Subsidi BBM Terbaru

Senin, 29 Desember 2014 11:52 WIB
Dibaca 743

Monexnews - Rupiah menguat ke level tertinggi dalam dua pekan pada hari Senin setelah maraknya aksi jual pada obligasi pemerintah berdenominasi mata uang lokal berakhir sebelum pemerintah bersiap umumkan untuk beralih ke sistem subsidi tetap pada harga bahan bakar.

Berdasarkan data yang ditunjukkan oleh Kementrian Keuangan, para investor luar negeri membeli surat utang berdenominasi rupiah lebih banyak 2.1 triliun rupiah ($169 juta) daripada yang mereka jual pada tanggal 23 Desember, itu telah hentikan maraknya arus keluar yang berlangsung selama 15 hari. Menteri Energi akan berikan rincian rencana untuk mengatur jumlah bantuan negara untuk setiap liter bahan bakar pada pekan ini, daripada merevisi harga bahan bakar dalam negeri, kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro pada tanggal 24 Desember.

"Ada beberapa arus masuk di obligasi pada pekan lalu, dan itu mungkin adalah sedikit faktor yang mendukung penguatan rupiah," ujar Toru Nishihama, seorang ekonom pasar berkembang di Dai-ichi Life Research Institute Inc di Tokyo. Indonesia mungkin akan memperkenalkan sistem subsidi tetap, " yang mana pasar akan menyambut itu sebagai bentuk pengakuan pemerintah bahwa mereka akan melakukan sesuatu reformasi kedepannya."

Bank Indonesia menguat sebesar 0.5% dari 24 Desember menjadi 12,410 pada pukul 11.47 wib. Rupiah sebelumnya sempat mencapai 12,395, itu adalah yang terkuat sejak 12 Desember, dan telah melemah sebesar 1,9% pada tahun ini. Sementara itu kontrak NDF satu bulan di pasar offshore naik sebesar 0.3%, menjadi 12,490.

fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar